Senin, 24 Oktober 2011

KRIPTOGRAFI



1. Pengertian Kriptografi
Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematis yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti : keabsahan, integritas data, serta autentifikasi data. Kriptografi tidak berarti hanya memberikan keamanan informasi saja, namun lebih ke arah teknik-tekniknya. Ada empat tujuan dari ilmu kriptografi, yaitu :
- kerahasiaan, adalah layanan yang digunakan untuk menjaga isi dari informasi dari siapapun kecuali yang memiliki otoritas,
- integritas data, adalah berhubungan dengan penjagaan dari perubahan data secara tidak sah. Untuk menjaga integritas data, sistem harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi manipulasi data oleh pihak-pihak yang tidak berhak, antara lain menyangkut penyisipan, penghapusan, dan pensubtitusian data lain ke dalam data yang sebenarnya
- autentikasi, adalah berhubungan dengan identifikasi, baik secara kesatuan sistem maupun informasi itu sendiri. Dua pihak yang saling berkomunikasi harus saling memperkenalkan diri. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus diautentikasi keaslian, isi datanya, waktu pengiriman, dan lain-lain,
- non-repudiasi, yang berarti begitu pesan terkirim, maka tidak akan dapat dibatalkan.

Algoritma Kriptografi
Berdasarkan kunci yang dipakai, algoritma kriptografi dapat dibedakan
atas dua golongan, yaitu :
a. Kunci Simetris
Kunci Simetris adalah jenis kriptografi yang paling umum digunakan. Kunci untuk membuat pesan yang di sandikan sama dengan kunci untuk membuka pesan yang disandikan itu. Jadi pembuat pesan dan penerimanya harus memiliki kunci yang sama persis. Siapapun yang memiliki kunci tersebut termasuk pihak-pihak yang tidak diinginkan dapat membuat dan membongkar rahasia ciphertext. Contoh algoritma kunci simetris yang terkenal adalah DES (Data Encryption Standard).
Algoritma kriptografi simeteris dibagi menjadi 2 kategori yaitu algoritma aliran (Stream Ciphers) dan algoritma blok (Block Ciphers). Pada algoritma aliran, proses penyandiannya berorientasi pada satu bit atau satu byte data. Sedang pada algoritma blok, proses penyandiannya berorientasi pada sekumpulan bit atau byte data (perblok).

b. Kunci Asimetris
Kunci asimetris adalah pasangan kunci kriptografi yang salah satunya digunakan untuk proses enkripsi dan yang satu lagi untuk dekripsi. Semua orang yang mendapatkan kunci publik dapat menggunakannya untuk mengenkripsikan suatu pesan,data ataupun informasi, sedangkan hanya satu orang saja yang memiliki rahasia tertentu dalam hal ini kunci privat untuk melakukan pembongkaran terhadap sandi yang dikirim untuknya. Contoh algoritma terkenal yang menggunakan kunci asimetris adalah RSA.
Pada algoritma public key ini, semua orang dapat mengenkripsi data dengan memakai public key penerima yang telah diketahui secara umum. Akan tetapi data yang telah terenkripsi tersebut hanya dapat didekripsi dengan menggunakan private key yang hanya diketahui oleh penerima.

Algoritma kriptografi berdasarkan jenis kunci :

a. Algoritma simetris
Dimana kunci yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi adalah kunci yang sama.
Algoritma simetris (symmetric algorithm) adalah suatu algoritma dimana kunci enkripsi yang digunakan sama dengan kunci dekripsi sehingga algoritma ini disebut juga sebagai single-key algorithm.
Kelebihan :
· Kecepatan operasi lebih tinggi bila dibandingkan dengan algoritma asimetrik.
· Karena kecepatannya yang cukup tinggi, maka dapat digunakan pada sistem real-time
Kelemahan :
· Untuk tiap pengiriman pesan dengan pengguna yang berbeda dibutuhkan kunci yang berbeda juga, sehingga akan terjadi kesulitan dalam manajemen kunci tersebut.
· Permasalahan dalam pengiriman kunci itu sendiri yang disebut “key distribution problem”
Contoh algoritma : TwoFish, Rijndael, Camellia

b. Algoritma asimetris
Dimana kunci yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi menggunakan kunci yang berbeda.
Algoritma asimetris (asymmetric algorithm) adalah suatu algoritma dimana kunci enkripsi yang digunakan tidak sama dengan kunci dekripsi. Pada algoritma ini menggunakan dua kunci yakni kunci publik (public key) dan kunci privat (private key). Kunci publik disebarkan secara umum sedangkan kunci privat disimpan secara rahasia oleh si pengguna. Walau kunci publik telah diketahui namun akan sangat sukar mengetahui kunci privat yang digunakan.
Pada umumnya kunci publik (public key) digunakan sebagai kunci enkripsi sementara kunci privat (private key) digunakan sebagai kunci dekripsi.
Kelebihan :
· Masalah keamanan pada distribusi kunci dapat lebih baik
· Masalah manajemen kunci yang lebih baik karena jumlah kunci yang lebih sedikit
Kelemahan :
· Kecepatan yang lebih rendah bila dibandingkan dengan algoritma simetris
· Untuk tingkat keamanan sama, kunci yang digunakan lebih panjang dibandingkan dengan algoritma simetris.
Contoh algoritma : RSA, DSA, ElGamal

Pengertian Enkripsi dan Dekripsi

Enkripsi yaitu suatu proses pengaman suatu data yang disembunyikan atau proses konversi data ( plaintext ) menjadi bentuk yang tidak dapat dibaca/ dimengerti. Sedangkan Dekripsi yaitu kebalikan dari proses enkripsi yaitu proses konversi data yang sudah dienkripsi ( ciphertext ) kembali menjadi data aslinya ( Original Plaintext ) sehingga dapat dibaca/ dimengerti kembali.
Data atau informasi yang akan dienkripsi ( plaintext ) diacak oleh suatu kunci yang telah ditentukan kemudian output dari proses enkripsi ( ciphertext ) dikembalikan kebentuk aslinya oleh sebuah kunci yang sama.

Fungsi enkripsi E dioperasikan dengan P kemudian menghasilkan C, yang digambarkan seperti notasi berikut :
E ( P ) = C
Pada proses dekripsi data yang sudah diproses pada enkripsi ( ciphertext ) melalui proses dekripsi data akan dikembalikan lagi ke dalam bentuk plaintext/ data aslinya, yang digambarkan seperti notasi berikut :
D ( C ) = P
Data atau informasi yang telah melalui proses enkripsi dan dekripsi, dimana data yang sudah diacak akan menghasilkan data atau informasi aslinya ( plaintext ), yang digambarkan seperti notasi berikut :
D ( E ( P ) ) = P
Algoritma enkripsi digunakan pada saat melakukan proses enkripsi terhadap suatu plaintext dan algoritma dekripsi digunakan pada saat melakukan proses dekripsi terhadap suatu ciphertext. Sedangkan dalam penerapannya algoritma enkripsi dan algoritma dekripsi harus menggunakan kunci untuk membuka dan menutup sandinya, hal ini untuk menjaga keamanan data atau informasi tersebut. Kunci yang dimaksud dapat dilambangkan dengan K.
Kunci yang digunakan dapat berupa sebuah angka bernilai kecil atau besar sesuai dengan angka-angka yang telah ditentukan untuk sebagai nilai transformasi matematis yang memetakan plaintext ke ciphertext dan sebaliknya. Ciphertext sangat dipengaruhi oleh keberadaan plaintext dan kuncinya, jadi nilai dari suatu kunci akan mempengaruhi fungsi enkripsi dan dekripsi, sehingga fungsi enkripsi tersebut dapat dinotasikan seperti berikut :
Ek ( P ) = C
Bila kunci yang dipakai untuk proses enkripsi sama dengan kunci yang dipakai untuk proses dekripsi, maka dapat digambarkan dengan notasi sebagai berikut :
( Dk ( Ek ) ) = P
Keterangan :
K : Kunci
Ek : Kunci Enkripsi
Dk : Kunci Dekripsi
Konsep dasar inilah yang dipergunakan untuk teknik enkripsi dan dekripsi untuk menjaga Keamanan data dari pihak yang tidak bertanggung jawab atau pihak yang tidak berkepentingan.

Senin, 01 Agustus 2011

POLINASI

Langkah Kerja:

a. Membuat Batang

Ø Buat composition baru dengan durasi 6 detik , lalu kita importkan file dalam format PSD lalu pilih import as Composition Cropped layer.

Ø Drag kedalam time line dan ganti warna background menjadi warna putih dan Double klik pada gambar teresebut

Ø Pilih windows Paint dan effect paint.

Ø Pilih menu Brush, ubah ukuran dan juga warna brush sesuai kebutuhan, kemudian warnai batang tersebut

Ø klik segitiga pada timeline batang, ubah Paint trasparan menjadi ON, lalu pilih warna yang kita inginkan dan beri Spacing 1.

Ø duplicate pda batang dan hapus menu paint pada batang tersebut

Ø Kita ubah batang 1 menjadi Apha matte. dan coba jalankan time line nya

Langkah Membuat Ranting

Langkah pembuatannya sama dengan langakah pada pembuatan batang

Langkah Membuat Daun

Ø Buat New Layer dengan warna hitam, pilih pen too dan buat mask shapenya

Ø Lalu kita buat daun denagn pen tool tersebut kita atur dau sedemikian rupa dengan Pan Behind Tool.

Ø Gerakkan time line dan sedikit dmi sedikit kita gerakkan kelopak daun agar jika dijalankan, seolah-olah daun tumbuh besar

Ø Lalu kita selesai melakukan pegeditan daun.

Menyatukan Batang, Ranting dan Daun

Ø Buat sebuah solid, drag batang, ranting dan daun,

Ø Kemudian atur pergerakkan ketiganya dengan menggeser-geserkan timeline

D. KESIMPULAN

Dengan cara ini kita dapat membuat animasi pergerakkan tumbuhan yang awalnya hanya gambar menjadi animasi.

DANCE QUEEN

A. LANGKAH KERJA

o Seperti biasa buat sebuah new composition, dan import filenya. Lalu drag pada timeline

o Pilih effect keying dan klik color key dan icon pipet kita seleksi pada warna background video tersebut.fungsinya untuk merubah warna background

o klik effect dan Tarapcode dan Shine. Untuk member effect cahaya

o Lalu kita edit Animation prass, Pre Proces, Ray Length, Shimmer, boss Light dan Tran fer mode menjadi add.

o Duplicate video tadi kemudian buang effect shinenya

o letakkan api diantara timeline video tadi ubah Track mart celling fire menjadi Apha. Untuk member effect api

o Buka New Solid lalu klik pen tool dan buat garis sepeti yang kita inginkan.

o Importkan efect tarpcode, shine.

o Pilih edit Animation prass, Pre Proces, Ray Length, Shimmer, boss Light, Colorize manjadi fire dan Tranfer mode menjadi add.

o Import file audio dan make movie, render.

o Video selesai

B. KESIMPULAN

Dengan after effect, kita dapat mengubah suatu video menjadi memiliki effect lain, seperti api ataupun yang lain sesuai dengan effect yang kita masukkan.

VIDEO DJ

Langkah Kerja:

a) Seperti biasa buat sebuah new composition, dan import filenya. Lalu drag pada timeline

b) Klik Animation Stabilize Motion, untuk menstabilkan gambar lanjutkan dengan mengklik Analize Fordward Apply.

c) Untuk menseleksi gambar, klik elliptical mask tool, dan pilih bagian yang akan diseleseksi, kemudian buang semua masking lingkaran, klik layer mask remove all.

d) Klik menu feather dan ubah ukuran horizontal dan vertikalnya agar tampak halus.

e) Untuk member effect animasi melingkar, klik menu effect generate Stroke dan buat animasi dengan menggerakkan time linenya.

f) Selanjutnya effect Keying Color Range untuk membuang background yang ada pada luvi3b1.avi, karena kita hanya akan menggunakan background airport.

g) Agar tampak seperti sebuah kartun , kita gunakan cara: effect stylize threshold

h) Selanjutnya, kita akan membuat efek maju mundur, caranya klik layer dan pilih enable time remaining dan atur parameter time remapnya

Kesimpulan:

Dengan cara ini kita dapat mengganti background suatu video, menjadi background yang kita inginkan. Sehingga video tersebut tampak lebih menarik dari sebelumnya.

2D GOES TO 3D

Langkah Kerja:

a) Buat new Composition, dan importkan gambar 3DWorld.psd , kemudian buat sebuah solid namun tidak menggunakan warna hitam, drag keduanya pada timeline.

b) Buat sebuah solid yang baru dengan menggunakan warna hitam, kemudian beri nama Wave Bawah. Untuk memberi efek gelombang caranya: klik menu effect generate

Radio wave, lalu atur wave motion dan strokenya sesuai kebutuhan.

c) Jika kita ingin membuat objek terlihat lebih dekat caranya: klik tahan pada icon tool track Z camera dan atur gambar tersebut, sedangkan untuk mengubah letak gelombang, klik rotation tool dan drag tombol X ke bawah.

d) Buat sebuah duplicate layer pada wave bawah, dengan cara klik menu edit dan pilih duplicate. Klik tool track to camera untuk mendapat tampilan yang sesuai selera.

e) Pada layer 3DWorld.psd, tekan huruf R dan ubah parameter Y menjadi untuk mengubah rotasinya.

f) Buat duplicate pada layer 3DWorld.psd dan ubah ukuran scalenya dan atur tampilan dari layer yang telah di duplicate tersebut , mulai dari effect, blending mode dan opacitynya

g) Untuk membuat effect 3Dnya lebih jelas, kita membuat layer khusus untuk kamera, dengan cara pilih menu layer, new , camera dan atur pandangan cameranya

Kesimpulan:

dengan menggunakan after effect, membuat sebuah gambar 2D menjadi 3D terasa lebih mudah, dan kita dapat mengubah sudut pandang gambar menggunakan kamera yang fungsinya hampir sama dengan kamera asli.

WELCOME

MATERI : AFTER EFFECT

A. ALAT DAN BAHAN

Pada praktikum ini kita alat dan bahan sebagai berikut:

Alat : 1 unit PC intel core2 duo

Software yang digunakan”

Ø Adobe After Effect

Ø Windows Media Player

B. Langkah Kerjanya:

1. Double Klik Pada Icon After Effect

2. Klik Compotition dan Pilih New Compotition, atur composition setting: D1/DV PAL, frame: 25fps dan atur waktu yang di inginkan

3. Import File dengan Format JPEG atau PSD, lalu drag pada timeline

4. Agar tulisan WELCOME terlihat, pindahkan letaknya pada posisi paling atas

5. Pilih Menu Effect, Transition kemudian pilih linear wape, atur nilai pada wipe angle menjadi -90

6. Untuk membuat animasi petir, caranya: buat sebuah layer baru, kemudian klik effect, generate dan pilih advance lighting sesuaikan koordinat petir tersebut

7. Langkah menganimasikan petir dan tulisan welcome tersebut:

a. Pastikan current time indicator berada pada posisi 00.00

b. Geser symbol lingkaran bertanda + pada petir dan gerakkan hingga ke ujung tulisan

c. Untuk mengatur waktu muncul dan menghilang petir tersebut, atur pada opacity dengan menekan shortcut T, dan atur berapa waktu yg kita inginkan

C. Kesimpulan

Dengan menggunakan After Effect, kita dapat membuat Efect animasi dengan mudah, dan terlihat lebih nyata serta tidak kaku, tergantung cara kita membuatnya

KOMEDI ANAK

Langkah Kerja:

1. Double Klik Pada Icon After Effect

2. Buat new composition dan buat black solid

3. Klik effect >> generate >> ramp (untuk membuat effect gradiasi)

4. Pada menu yg sama pilih parameter dan tentukan levelnya

5. Untuk membuat tampilan seakan berada dalam sebuh televise pilih menu distort – optics Compensation dan tentukan parameter fieldnya

6. Klik Lambang T pada menubar, lalu ketikkan “KONAK”, kemudian tentukan warna yg d inginkan dengan cara blok tulisan tersebut Show Text Panel

7. Jika kita ingin membuat tampilan yang berbeda pada tulisan tsb, dapat menggunakan Pen Tools, untuk merubah bentuknya

8. Agar huruf yang kita buat terlihat berkilau caranya klik Effect dan Stylize lalu Glow dan kita atur affect yang ada pada tulisan tersebut

9. Untuk mengatur animasi pada tulisan tersebut kita dapat melakukannya dengan mengatur setingan pada animator, opacity, dan range selector

10. Sedangkan untuk mengatur posisi dari animasi tersebut kita dapat mengaturnya pada animator >> Charecter Offset

11. Lakukan hal berulang pada tulisan-tulisan berikutnya, perbedaan tampilan dari tulisan tersebut terrgantung cara kita mengatur effectnya

Kesimpulan:

Semakin kita berkreasi pada effect yang disediakan oleh After Efect maka tampilan dari animasi yang kita buat akan terlihat semakin menarik.